Sabtu, 26 September 2015

Vaksin BCG (Bacillus Calmette-Guerin)



           
Pemberian vaksisn BCG menimbulkan kekebalan aktif terhadap penyakit Tuberculosis (TBC). Aksisn BCG diberikan sekali sebelum bayi umur 2 bulan (Depkes: 0-12 bulan). BCG ulangan tidak dianjurkan sebab keberhasilannya diragukan.
            Vaksin BCG disuntikkan secara intacutan didaerah insersio m. deltoideus dengan dosis untuk bayi < 1 tahun sebanyak 0,05 ml dan untuk anak 0,10 ml. Pada bayi perempuan dapat diberikan suntikan di paha kanan atas.
            Kemasan yang dibuat oleh Biofarma berupa ampul 80 dosis bayi dan 4 ml pelarut NaCl 0,9%. Vaksin BCG mengandung bakteri hidup yang dilemahkan dari biakan Bacillus Calmette-Guerin 50.000-1 juta partikel perdosis. Secara fisik berupa vaksin beku kering tahan beku, stabilitas terhadap panas sedang. Setelah dilarutkan vaksin mudah rusak bila kena panas atau terkena sinar matahari. Vaksin disimpan dalam lemari es suhu 2-8° C dengan masa kadaluarsa 1 tahun dan harus terlindungi dari sinar matahari langsung atau tidak langsung. Apabila vaksisn telah dilarutkan maka harus dipakai dalam jangka waktu 3 jam.
            Kontraindikasi dari vaksin BCG pasien akan mengalami imunokompromis (leukimia, pengobatan steroid jangka panjang, dan inveksi HIV). Rekasi yang mungkin terjadi :
*      Rekasi lokal yang terjadi 1 – 2 minggu setelah penyuntikan berupa indurasi dan eritema ditempat suntikan yang berubah menjadi pastula kemudian pecah menjadi ulkus, dan akhirnya sembuh spontan dalam waktu 8-12 minggu dengan meninggalkan jaringan parut.
*      Reaksi regional berupa pembesaran kelenjar aksila atau servikal, konsistensi padat, tidak nyeri tekan, tidak disertai demam yang akan menghilang dalam waktu 3-6 bulan.
Komplikasi yang dapat terjadi berupa abses ditempat suntikan karena suntikan terlalu dalam (subkutan). Abses bersifat tenang (cold abses) dan akan sembuh spontan. Bila abses telah matang (merah, fluktuasi dan kulit tipis) sebaiknya dilakukan aspirasi dan jangan di insisi. Komplikasi lain adalah limfadentis supurativa yang terjadi pada suntikan yang terlalu dalam atau dosis yang telalu tinggi. Proses ini bersifat tenang dan akan sembuh dalam waktu 2-6 bulan. Bila proses ini telah matang dilakkan aspirasi dan jangan diinsisi.

Sumber :  Mansjoer A.2000.Kapita Selekta Kedokteran Edisi 3 Jilid 2.Jakarta: Media Aesculapius.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar